CaraMudah.ID - Kumpulan Cara Mudah Terlengkap

Masih Suka Mengeluh? Lihatlah Foto-foto Berikut Ini!

Sekarang ini, media sosial tampaknya menjadi ajang untuk pamer-pamer masalah. Mulai dari yang gak penting seperti jari berdarah, sampai kejadian tabrakan diposting di media sosial. Banyak yang mengeluh kalau hidup mereka itu berat, Tuhan tidak adil dan segala macam. Tidak heran, mereka juga berdoa di media sosial, apakah Tuhan ada di media sosial dan akan mendengarkan doa doa mereka ini?

Kalau adalah golongan orang orang seperti ini dan kamu masih mengeluhkan mengenai kerasnya hidup, maka kamu sudah seharusnya malu dengan orang orang yang ada dibawah ini. Yakinlah, sekeras kerasnya hidupmu masih ada yang lebih menderita dibandingkan kamu saat ini.

Kalau kamu lahir dalam kemiskinan itu sama sekali bukanlah kesalahan, namun kalau kamu meninggal dalam kemiskinan, kamu pasti sudah melakukan kesalahan dalam hidupmu

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Ia ini hanyalah tuna wisma yang sedang menggendong adiknya, di hadapannya ada seorang anak kecil yang nasibnya jauh lebih baik dari dirinya saat ini. Ia hanya berpikir betapa beruntungnya anak kecil yang sedang digendong oleh orang tuanya itu.

mengeluh

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Di usia masih semuda ini ia sudah harus membantu kedua orang tuanya menyiapkan makanan dan beres beres rumah. Sedangkan kamu? Disuruh cuci piring aja terkadang malas malasan dan memilih gadget daripada membantu orang tua. Terlebih lagi terkadang kamu bermuka masam saat tidak ada makanan di meja, lalu bagaimana dengan anak kecil ini?

mengeluh

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Anak kecil ini sedang mengganti baju adiknya menggantikan orang tuanya untuk mengurusi adiknya. Lalu orang tuanya kemana? Sedang mencari uang untuk menghidupi dirinya dan adiknya.

mengeluh

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Seorang anak yang memegang punggung ibunya yang sedang membersihkan sepatu seorang anak perempuan yang keadaannya jauh lebih baik daripada anak yang sedang memegangi punggung ibunya ini. Tidakkah anak kecil yang sedang memegangi baju milik ibu nya itu ingin seperti anak perempuan yang sedang dibersihkan sepatunya oleh ibunya itu?

mengeluh

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Seorang anak penyandang disabilitas sedang bernyanyi di pinggir jalan untuk mengumpulkan uang biaya perawatannya dan di depannya ada seorang anak kecil lainnya yang sedang memandangnya. Sebuah pemandangan yang sangat berbeda dari dua anak kecil di depan mata.

mengeluh

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Membaca di tumpukan barang bekas yang dikumpulkan ayahnya seharian. Sementara kamu mungkin tidak mau menyentuh buku pelajaran yang dibelikan oleh orang tuamu di dalam kamar yang sangat nyaman. Tidakkan anak laki laki ini juga menginginkan demikian? Membaca buku di dalam kamar yang sangat nyaman.

mengeluh

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Anak anak diumur yang sama namun yang mereka lakukan sangat berbeda sekali. Ia harus membuat sebuah pertunjukan jalanan demi sesuap nasi, sebuah pemandangan yang sangat berbeda dari anak perempuan lainnya yang sedang melihat aksinya. Sungguh ironi

mengeluh

Masih pantaskah kamu mengeluh?

Anak anak seusianya mungkin sedang bermain dengan teman temannya sementara ia memungut sampah untuk menambah penghasilan keluarganya. Mungkin ia juga tidak mau berada dalam kondisi yang seperti itu, namun nasib membawanya dalam keadaan yang seperti itu. Ia sama sekali tidak mengeluh dengan semua perjuangannya.

mengeluh

Sekarang.. Apakah kamu masih mengeluhkan kehidupanmu yang jauh lebih baik dari mereka? Kamu saat ini masih bisa memegang berbagai gadget kamu untuk membaca artikel ini, sangat berbeda dengan apa yang mereka rasakan dan mereka lakukan. Bahkan sekarang mungkin kamu berada di tempat  yang nyaman, berbeda dengan apa yang mereka rasakan.

Masihkah kamu mengeluhkan keadaanmu sekarang? Masihkah kamu mengeluhkan kehidupanmu sekarang? Bersediakah kamu bertukar tempat dengan mereka? Mereka ini sama sekali tidak ingin berada dalam kehidupan yang seperti itu, namun mereka sama sekali tidak mengeluh dengan kondisi mereka saat ini.

Klik SHARE supaya semakin banyak orang yang tertampar dengan artikel ini.

Pencarian Populer:

Related Post

  • Translate »